1. Neuron sensorik disebut juga sel saraf indra, karena sel saraf ini berfungsi mengantarkan / meneruskan rangsangan dari indra ke sistem saraf pusat
2. Menurut fungsinya sel saraf dibedakan menjadi tiga macam, yaitu sel saraf sensorik, sel saraf motorik, dan sel saraf penghubung atau neuron asosiasi
3. Karena sel saraf sensorik berfungsi meneruskan ransangan dari indra ke saraf pusat, maka disebut juga sel saraf indra
4. Arah gerak biasa yang benar adalah Rangsangan → Reseptor → Neuron sensorik → Saraf pusat → Neuran motorik → Efektor → Tanggapan
5. Neuron asosiasi banyak terdapat pada sumsum tulang belakang. Fungsi dari sel saraf tersebut adalah menghantarkan rangsangan dari neuron sensorik ke neuron motorik
6. Sistem saraf pada manusia terdiri dari saraf pusat dan saraf tepi
7. Sistem saraf pusat terdiri dari otak dan sumsum tulang belakang
8. Sistem saraf tak sadar terdiri dari sistem saraf simpatik dan sistem saraf parasimpatik
10. Fungsi otak kecil
- pusat keseimbangan dan gerak
- pusat koordinasi gerak otot dan posisi tubuh
11. Urutan jalannya impuls pada gerak refleks adalah rangsangan → reseptor → neuron sensorik → sumsum tulang belakang → neuron motorik → efektor → tanggapan
12. Fungsi saraf simpatik dan parasimpatik adalah menyeimbangkan berjalannya proses di dalam tubuh
15. Bagian dari sistem saraf yang berperan dalam keseimbangan tubuh
adalah sistem saraf pusat (otak kecil dan otak tengah)
16. Saraf tepi pada manusia terdiri atas saraf otak dan saraf sumsum tulang belakang
17. Dendrit dan akson bercabang-cabang, pertemuan kedua ujung dendrit dan ujung
akson disebut sinapsis
18. Sumsum lanjutan adalah bagian yang menghubungkan otak dan sumsum tulang belakang
19. Salah satu perbedaan kerja sistem saraf simpatik dan
parasimpatik adalah bahwa sistem saraf simpatik memiliki pengaruh kerja yang berlawanan dengan sistem saraf parasimpatik (bersifat antagonis)
20. Urutan selaput meninges ( selaput pada otak ) dari luar ke dalam adalah Durameter → akranoid → piameter
21. Bagian belakang otak besar berfungsi
sebagai pusat penglihatan
22. Fungsi neuron sensorik adalah mengantarkan rangsangan dari alat indra menuju ke sistem saraf pusat
23. Pusat pengaturan ingatan, kecerdasan, dan kesadaran manusia terletak di otak besar (Cerebrum)
24. Fungsi utama jaringan
saraf pada manusia adalah mengatur dan mengendalikan kerja semua sistem organ tubuh, sehingga bekerja sesuai fungsinya
25. Contoh adaptasi morfologi pada burung
26. Agar kelangsungan hidup suatu organisme dapat berlanjut dan lestari,
maka selain berkembangbiak organisme tersebut harus beradaptasi
27. Tanaman jati pada waktu tertentu akan menggugurkan daun-daunnya.
Hal ini bertujuan Untuk
mengatasi kekurangan air
28. Contoh peristiwa mimikri, yaitu bentuk
adaptasi tingkah laku
29. Serangga dengan tipe mulut
menggigit dijumpai pada belalang
30. Fenomena yang merupakan adaptasi fisiologi adalah Cacing teredo mengeluarkan enzim selulase untuk mencerna kayu yang dimakannya, Ikan yang hidup di laut memiliki urine yang lebih pekat.
31. Pada waktu udara sekeliling terlalu dingin, orang cenderung
mengeluarkan lebih banyak urine, karena tubuh melakukan adaptasi fisiologi
32. Adaptasi morfologi merupakan penyesuaian diri makhluk hidup
terhadap lingkungannya yang dapat diamati melalui penyesuaian bentuk luar tubuh atau struktur alat - alat tubuh suatu makhluk hidup
33. Adaptasi fisiologi adalah penyesuaian diri makhluk hidup
terhadap lingkungannya yang dapat diamati melalui fungsi kerja alat - alat tubuh suatu makhluk hidup
34. 3 fungsi saraf
- Alat koordinasi untuk mengatur dan mengendalikan kerja alat - alat tubuh
- Alat komunikasi untuk mengenali perubahan - perubahan yang terjadi di luar tubuh
- Merupakan pusat kesadaran, kemauan, dan pikiran
35. Fungsi saraf
sensorik, motorik dan asosiasi
- Saraf sensorik → mengantarkan rangsangan dari alat indra menuju ke saraf pusat
- Saraf motorik → mengantarkan rangsangan dari saraf pusat menuju ke efektor
- Saraf asosiasi → mengantarkan rangsangan dari neuron sensorik ke neuron motorik
36. Bagan mekanisme
gerak biasa
Rangsangan → Reseptor → Neuron sensorik → Saraf pusat → Neuran motorik → efektor → tanggapan
37. Pengertian dari
a. habitat → Tempat hidup alami suatu makhluk hidup, sehingga dapat hidup dan berkembang biak
b. Adaptasi → Penyesuaian diri suatu makhluk hidup terhadap lingkungannya
38. Contoh adaptasi
morfologi, fisiologi dan tingkah laku pada hewan
Adaptasi Morfologi
1) Tumbuhan xerofit seperti kaktus memiliki batang yang tebal untuk menyimpan air, memiliki daun yang berduri yang berfungsi untuk mengurangi penguapan, dan memiliki akar yang panjang dan menyebar agar lebih mudah mencari air. Hal ini dilakukan karena habitatnya yang gersang dan tandus.
2) Tumbuhan yang hidup di lingkungan air memiliki Organ yang mampu mengatasi kondisinya yang sesuai dengan lingkungan air. Batangnya berongga yang berfungsi sebagai saluran udara. Seperti eceng gondok mempunyai tangkai daun menggembung yang berisi udara, sehingga dapat mengapung.
Adaptasi Fisiologi
1) Saat berada di daerah yang tinggi manusia memproduksi butir darah merah lebih banyak agar lebih banyak mengikat oksigen. Sebab di dataran tinggi tekanan atmosfirnya lebih kecil daripada didataran rendah sehingga hanya sedikit oksigen yang bisa masuk ketubuh kita.
2) Ikan yang hidup di air asin lebih pekat mengeluarkan urin daripada ika yang hidup di air tawar. Ikan yang hidup diair asin mengeluarkan urin yang lebih pekat agar jumlah garam ditubuh ikan tersebut tidak berlebihan.
Adaptasi Tingkah Laku
1) Ikan paus dan lumba-lumba secara berkala muncul kepermukaan air untuk bernafas. Karena Paus dan Lumba-lumba merupakan hewan mamalia yang bernafas dengan paru-paru.
2) Rayap yang kulitnya mengelupas maka akan dimakan kembali oleh rayap tersebut. Hal ini dilakukan karena didalam kulit rayap tersebut ada usus rayap yang ikut mengelupas dan usus tersebut memiliki flagelata yang menghasilkan enzim selulase yang dapat mencernakan kayu. Selain itu juga, rayap muda menjilati dubur rayao dewasa dengan tujuan mendapatkan enzim selulase untuk mencernakan kayu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar